Khazanah Ngaji - Haul ke XVI Hadhratus Syekh Ahmad Asrori Al Ishaqy RA bin Hadhratus Syekh Muhammad Ustman Al Ishaqy RA yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Kedinding, Surabaya. Selasa malam (25/2/25).
Acara diawali dengan bacaan Tawasul, Istigosah, Surat Yasin, Doa Yasin, Tawasul, Manaqib, Doa Manaqib, Maulid, Doa Maulid, Mauidho Hasanah dan ditutup dengan Doa Majlis.
Al Habib Abdurrahman Bin Aqil (Surabaya) menuturkan, kita saat ini bersama-sama ingin menyenangkan, membahagiakan guru kita Romo Yai Asrori Al Ishaqy.
"Cara menyenangkan dan membahagiakan adalah mengemban, memikul beban amanah, karena kita sebagai atba', tholabah tullah, kita sebagai apa yg ditunjuk untuk mengurusi organisasi yang dibentuk oleh beliau yaitu Al Khidmah".
Dan itu sesuai yang ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW. Dinyatakan oleh Sahabat Nabi Syaddad bin Khosh. Sesungguhnya yang pertama yang kalian akan hilang dari tuntunan ajaran kalian, jika kalian tidak mengemban memikul dan mengerjakan menyelesaikan apa amanat yang sesuai dititipkan pada kalian.
"Amanat adalah suatu hal yang sangat berat. Dan amanat yang diungkapkan beliau Romo Yai Asrori Al Ishaqy adalah hidup rukun. Kita ikuti petuah dan ajaran beliau saat menjelang akhir hayat yang sudah ditetapkan qodho qodar dari Allah SWT". Tuturnya.
Masih kata Al Habib Abdurrahman Bin Aqil "Romo Yai Asrori Al Ishaqy ingin untuk kita supaya kita damai, selamat menyelesaikan berbagai macam kebaikan, kedamaian, ketenteraman utamanya apa yang diajarkan beliau disamping urusan organisasi Al Khidmah tiada lain adalah dzikrullah".
Siapa saja yang ingin untuk mendamaikan dirinya, orang-orang disekitarnya, mendamaikan dalam hidupnya, perbuatannya, ketaatan ibadahnya, utamanya apa yang dititipkan sebagaimana amanat Romo Yai Asrori Al Ishaqy.
Apa yang beliau inginkan agar kita mampu hidup berangkulan, guyup rukun dan tentunya cara untuk bisa guyup adalah tiada lain mendamaikan jiwa kita. Kita mampu mengawasi nafsu kita, kita ingin mengarahkan jiwa kita ini kepada Allah SWT dan itu yang diinginkan Romo Yai Asrori Al Ishaqy.
Oleh karena itu, Romo Yai Asrori Al Ishaqy juga menginginkan kita dengan dzikir mampu membuka yang disebut buah dari ketaatan kepada Allah, mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan-Nya serta bersungguh-sungguh dalam mencintai-Nya (Al Unsu Billah). Pungkasnya. (Red)

إرسال تعليق